Cara Trading Menggunakan Pivot Point

Halo semuanya! Apa kabar? Kali ini kita akan membahas tentang cara trading dengan pivot point. Pivot point merupakan salah satu alat teknis yang digunakan dalam trading forex. Alat ini digunakan untuk membantu trader dalam menentukan level support dan resistance yang mungkin terlihat pada chart.

Pivot point biasanya digunakan bersamaan dengan level-level fibonnaci dan indikator teknis untuk membantu trader dalam mengambil keputusan trading. Pivot point dapat dihitung dengan beberapa cara, namun yang paling umum adalah dengan menggunakan formula standar pivot point. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana cara menghitung pivot point dan cara menggunakannya dalam menjalankan trading forex. Mari kita mulai!

10 Langkah Cara Trading Pivot Point

1. Definisikan Pivot Point

Sebelum mulai teknik trading Pivot Point, Anda harus memahami apa itu Pivot Point dan bagaimana mereka dihitung. Pivot Point adalah cara matematis untuk menghitung level support dan resistance dalam trading. Pivot Point diperkirakan dengan menggunakan harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah dari periode perdagangan sebelumnya. Dengan memiliki tingkat Pivot Point yang tepat, trader dapat menentukan level entry dan exit mereka.

2. Pilih Kerangka Waktu

Setelah Anda memahami Pivot Point, selanjutnya adalah memilih kerangka waktu yang tepat untuk menganalisis chart Anda. Jika Anda trading jangka pendek, maka mungkin lebih baik menggunakan kerangka waktu yang lebih pendek, seperti 5 atau 15 menit. Namun, jika Anda trading jangka panjang, maka mungkin lebih baik menggunakan kerangka waktu yang lebih panjang, seperti harian atau mingguan.

3. Identifikasi level Pivot Point

Setelah memilih kerangka waktu, selanjutnya adalah mengidentifikasi level Pivot Point. Terdapat tiga jenis level Pivot Point utama, yaitu Pivot Point, Support, dan Resistance. Pivot Point dianggap sebagai level support dan resistance utama, sedangkan level Support dan Resistance dianggap sebagai level tambahan.

4. Gunakan Indikator Teknis

Teknik trading Pivot Point biasanya melibatkan penggunaan beberapa indikator teknis, seperti Moving Average dan Relative Strength Index (RSI). Moving Average dapat membantu trader untuk mengidentifikasi tren jangka panjang, sedangkan RSI dapat digunakan untuk mengidentifikasi kondisi oversold atau overbought.

5. Buat Rencana Trading

Sebelum mulai trading dengan teknik Pivot Point, trader harus membuat rencana trading yang jelas dan terperinci. Rencana trading harus mencakup strategi entry dan exit, besarnya posisi trading, dan tingkat risiko yang dapat diterima.

6. Identifikasi Tren

Sebelum memasuki trading, trader perlu mengidentifikasi tren pasar. Tren pasar dapat bullish (naik), bearish (turun), atau sideways (datar). Dengan mengidentifikasi tren pasar, trader akan lebih mudah untuk memilih arah trading yang tepat.

7. Tentukan Level Entry dan Exit

Setelah mengidentifikasi tren pasar, trader dapat menentukan level entry dan exit mereka. Level entry dapat ditentukan dengan memperhatikan level Support dan Resistance yang ada, sedangkan level exit dapat ditentukan dengan menggunakan level Pivot Point dan indikator teknis.

READ MORE :  Cara Mudah Menang Trading Di Binary

8. Pasang Stop Loss dan Take Profit

Setiap trader profesional tahu bahwa slippage dan kerugian adalah bagian dari trading. Trader yang sukses selalu melindungi akun trading mereka dengan menempatkan Stop Loss dan Take Profit pada setiap transaksi. Stop Loss adalah level di mana trader akan menutup posisi trading jika harga bergerak melawan mereka, sedangkan Take Profit adalah level di mana trader akan menutup posisi trading jika harga mencapai target keuntungan.

9. Periksa dan Evaluasi Trading Anda

Sukses dalam trading Pivot Point membutuhkan banyak kesabaran dan disiplin. Trader harus selalu memeriksa dan mengevaluasi trading mereka untuk memastikan bahwa mereka tetap pada jalur yang benar. Jika trading Anda tidak menguntungkan, Anda harus memperbaikinya dengan mengubah rencana trading Anda atau mengubah strategi trading Anda.

10. Terus Belajar dan Berlatih

Seperti kebanyakan hal dalam hidup, sukses dalam trading Pivot Point membutuhkan waktu dan usaha. Trader harus terus belajar dan berlatih untuk meningkatkan keterampilan trading mereka. Dengan mengambil kursus trading, membaca buku-buku trading, dan bergabung dengan komunitas trading online, trader dapat terus memperbaiki strategi trading mereka dan meningkatkan keuntungan mereka.

Memahami Pivot Point dalam Trading Forex

Sebelum Anda memasuki dunia trading menggunakan pivot point, hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami apa itu pivot point. Pivot point adalah salah satu indikator teknikal dalam trading forex yang sering digunakan oleh para trader untuk membantu mereka mengidentifikasi level support dan resistance.

1. Apa itu pivot point?
Pivot point adalah level harga yang dihitung berdasarkan pergerakan harga pada hari sebelumnya. Pivot point bisa dihitung berdasarkan pergerakan harga pada mingguan atau bulanan, namun biasanya dihitung secara harian. Indikator ini mencakup level support dan resistance, yang dihitung berdasarkan harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan pada hari sebelumnya.

2. Bagaimana pivot point dapat membantu dalam trading forex?
Pivot point dapat membantu trader dalam mengidentifikasi level support dan resistance dalam trading forex. Level support adalah level harga di mana tekanan jualan menurun dan mulai ada permintaan pembelian, sedangkan level resistance adalah level harga di mana tekanan pembelian menurun dan mulai ada permintaan penjualan. Dengan mengetahui level ini, trader bisa mengetahui kapan harus membeli dan menjual.

3. Bagaimana cara menghitung pivot point?
Pivot point dihitung dengan cara mencari harga rata-rata dari harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan pada hari sebelumnya. Formula untuk menghitung pivot point adalah sebagai berikut:
Pivot point = (harga tertinggi + harga terendah + harga penutupan) / 3

4. Apa itu level support?
Level support adalah level harga di mana tekanan jualan menurun dan mulai ada permintaan pembelian. Level support biasanya merupakan level harga yang signifikan di mana harga akan sulit melewati level tersebut.

READ MORE :  Cara Trading 1 Jam Profit: Panduan dan Strategi

5. Apa itu level resistance?
Level resistance adalah level harga di mana tekanan pembelian menurun dan mulai ada permintaan penjualan. Level resistance biasanya merupakan level harga yang signifikan di mana harga akan sulit melewati level tersebut.

6. Apa itu level pivot?
Level pivot adalah level harga rata-rata dari harga tertinggi, harga terendah, dan harga penutupan pada hari sebelumnya. Level pivot merupakan level harga yang sangat penting dalam pivot point dan digunakan sebagai titik referensi untuk level support dan resistance.

7. Bagaimana cara menggunakan pivot point dalam trading forex?
Pivot point dapat digunakan dalam trading forex dengan cara mengidentifikasi level support dan resistance. Jika harga naik mendekati level resistance, maka trader bisa menempatkan order sell, dan sebaliknya jika harga turun mendekati level support, trader bisa menempatkan order buy.

8. Apakah pivot point bisa digunakan dalam semua pair mata uang?
Ya, pivot point bisa digunakan dalam semua pair mata uang. Namun, beberapa pair mata uang mungkin memiliki sensitivitas yang berbeda dalam penggunaan pivot point.

9. Apa yang harus dipertimbangkan jika menggunakan pivot point dalam trading forex?
Jika Anda menggunakan pivot point dalam trading forex, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, seperti mengidentifikasi level support dan resistance yang valid, menyesuaikan pivot point dengan time frame yang digunakan, dan melakukan analisis tambahan untuk mengkonfirmasi sinyal.

10. Kesimpulan
Pivot point adalah indikator teknikal yang sering digunakan dalam trading forex untuk mengidentifikasi level support dan resistance. Pivot point dapat membantu trader untuk menentukan kapan saat masuk atau keluar dari pasar. Namun, penggunaan pivot point dalam trading forex harus dipertimbangkan dengan hati-hati dan dilengkapi dengan analisis tambahan untuk mengkonfirmasi sinyal.

5 Tips Trading dengan Pivot Point

Pivot Point adalah salah satu indikator trading teknikal yang paling populer di antara para trader. Indikator ini adalah alat bahkan bagi trader yang paling berpengalaman untuk menentukan level harga yang signifikan atau support dan resistance. Namun, penggunaan Pivot Point yang salah dapat menyebabkan banyak kerugian. Berikut ini adalah beberapa tips untuk membantu Anda trading dengan Pivot Point:

1. Tentukan level-level Pivot Point dengan benar

Sebelum mulai trading dengan Pivot Point, pastikan bahwa Anda sudah menghitung level-level Pivot Point dengan benar. Ada banyak cara untuk menghitung Pivot Point seperti menggunakan rumus standar, menggunakan Fibonacci retracements, atau menggunakan range harga harian. Pilihlah metode yang paling sesuai dengan strategi trading Anda dan buatlah daftar level-level support dan resistance.

Pivot Point adalah level harga terpenting karena harganya paling dilewati selama periode trading tertentu. Oleh karena itu, pastikan bahwa Anda sudah menentukan level-level Pivot Point dengan benar dan jangan sampai salah menghitungnya.

2. Gunakan indikator teknikal lainnya

Meskipun Pivot Point adalah alat yang sangat berguna dalam trading teknikal, di beberapa situasi Pivot Point mungkin tidak cukup untuk menentukan level-level support dan resistance yang akurat. Oleh karena itu, Anda harus menggunakan alat teknikal lain sebagai konfirmasi tambahan seperti Moving Averages, RSI, dan MACD. Dengan cara ini, Anda dapat memperbaharui analisis teknikal Anda dengan lebih lengkap dan membantu Anda mengambil keputusan trading yang lebih tepat.

READ MORE :  Cara Trading Iq Options bagi Pemula yang Efektif

3. Pasang Stop Loss dan Take Profit

Seperti halnya strategi trading lainnya, Pivot Point bisa juga menghasilkan kerugian jika tidak diikuti dengan manajemen risiko yang tepat. Pasanglah stop loss dan take profit pada setiap posisi trading untuk menghindari terjadinya kerugian yang lebih besar ketika harga bergerak tidak sesuai prediksi.

Pastikan pula bahwa Anda menentukan level stop loss dan take profit dengan akurat berdasarkan level-level support dan resistance yang diberikan oleh Pivot Point.

4. Perhatikan waktu trading yang tepat

Waktu trading merupakan faktor penting saat menggunakan Pivot Point. Pivot Point diperbarui setiap harinya dan berdasarkan periode trading tertentu seperti harian, mingguan, atau bahkan bulanan. Dalam mengambil keputusan trading dengan Pivot Point, pastikan bahwa Anda sudah berada dalam periode trading yang sesuai dengan metode analisis Pivot Point yang Anda gunakan.

Perhatikan juga situasi ekonomi yang ada dan jangan lupa untuk memperbarui analisis Pivot Point Anda setiap hari untuk mengingatkan periode trading yang tepat.

5. Evaluasi strategi trading Anda secara rutin

Terakhir, evaluasi strategi trading Pivot Point Anda secara rutin. Trader yang sukses selalu mengevaluasi kinerja strategi trading mereka. Hal ini sangat penting agar Anda dapat menemukan kelemahan dari strategi trading Anda dan membuat perbaikan yang diperlukan.

Anda dapat menentukan performa trading harian Anda dengan Pivot Point dalam jangka waktu tertentu dan memperbaharuinya sesuai dengan hasil evaluasi yang Anda lakukan. Dengan cara ini, Anda akan menjadi trader yang lebih sukses dan memperoleh keuntungan yang lebih konsisten.

Tabel 1. Level Penting Pivot Point

LevelKeterangan
PP (Pivot Point)(High + Low + Close) / 3
R1(2 x PP) – Low
R2PP + (High – Low)
R3High + 2 x (PP – Low)
S1(2 x PP) – High
S2PP – (High – Low)
S3Low – 2 x (High – PP)

Terima Kasih Telah Membaca dan Sampai Jumpa Lagi!

Jangan ragu untuk mencoba cara trading Pivot Point ini di akun trading Anda. Ingat bahwa kesuksesan dalam trading tidak terjadi semalam, tetapi melalui konsistensi dan strategi yang tepat. Semoga artikel ini telah memberi Anda wawasan baru dan inspirasi untuk meraih profit yang lebih konsisten dalam trading Anda. Jangan lupa untuk kunjungi website kami lagi untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai strategi trading yang efektif dan memperdalam pengetahuan Anda tentang dunia trading. Sampai jumpa di artikel kami berikutnya!

Views: 1
Views: 1