Panduan Praktis Cara Trading di Blockchain

Diposting pada

Halo teman-teman, apakah kamu sudah familiar dengan teknologi blockchain? Banyak yang mengenal blockchain sebagai teknologi yang digunakan untuk transaksi kripto seperti Bitcoin. Tapi, tahukah kamu bahwa blockchain bisa digunakan untuk bisnis atau investasi lainnya? Salah satunya adalah trading.

Trading di blockchain bisa jadi pilihan yang menarik untuk kamu yang ingin mencoba trading dengan cara yang lebih modern dan terdesentralisasi. Dengan teknologi blockchain, kamu bisa trading dengan lebih aman dan transparan karena setiap transaksi tercatat secara publik di dalam blockchain. Yuk, simak caranya trading di blockchain!

Cara Trading Di Blockchain

Jika Anda tertarik untuk mencoba trading di pasar cryptocurrency, blockchain adalah tempat yang tepat untuk memulainya. Terdapat ratusan exchange cryptocurrency di seluruh dunia, yang mana menjadikan perdagangan cryptocurrency menjadi lebih mudah. Berikut adalah beberapa tips tentang cara trading di blockchain:

1. Mempelajari Cryptocurrency Terlebih Dahulu

Sebelum masuk ke dunia perdagangan cryptocurrency, pastikan Anda sudah mempelajari dasar-dasar tentang cryptocurrency dan blockchain. Memahami teknologi blockchain, konsep miner dan wallet dapat membantu Anda untuk memahami pasar dan membuat keputusan trading yang lebih baik.

2. Mencari Exchange Cryptocurrency Terbaik

Pilihlah exchange cryptocurrency terbaik sesuai dengan kebutuhan trading Anda. Pastikan exchange tersebut memiliki antarmuka yang mudah digunakan dan proses verifikasi yang cepat. Selain itu, pastikan juga exchange tersebut memiliki volume yang besar dan reputasi yang baik di komunitas cryptocurrency.

READ MORE :  Panduan Cara Membaca Chart Trading Bitcoin

3. Mendaftar dan Melakukan Verifikasi Akun

Setelah memilih exchange cryptocurrency yang tepat, Anda perlu mendaftar dan melakukan verifikasi akun. Verifikasi akun biasanya membutuhkan dokumen identitas dan bukti alamat. Proses verifikasi ini dapat memakan waktu sehingga lebih baik untuk mendaftar secepatnya.

4. Mengisi dan Mengaktifkan Akun Trading

Setelah akun Anda terverifikasi, lakukan deposit cryptocurrency atau fiat ke akun trading Anda. Ini adalah langkah pertama untuk membuka posisi trading. Pastikan juga untuk mengaktifkan 2-factor authentication untuk keamanan akun Anda.

5. Memilih Pasangan Trading

Pilihlah pasangan trading yang ingin Anda jual beli. Setiap exchange cryptocurrency memiliki pasangan yang berbeda-beda, jadi pastikan Anda memilih exchange yang menawarkan pasangan trading yang dibutuhkan.

6. Membuat Order Beli atau Jual

Setelah memilih pasangan trading, buat order beli atau jual sesuai dengan strategi trading Anda. Gunakan perintah limit jika ingin membeli atau menjual pada harga tertentu, atau menggunakan market order jika ingin membeli atau menjual dengan harga pasar saat ini.

7. Memantau Trading Anda

Setelah membuat order trading, pantau posisi Anda dengan cermat terutama di saat volatilitas pasar meningkat. Gunakan stop loss dan take profit untuk mengamankan keuntungan atau membatasi kerugian.

8. Melakukan Pencairan

Jika trading Anda menghasilkan keuntungan, lakukan pencairan ke akun bank atau wallet cryptocurrency Anda. Sebagai tambahan, pastikan Anda menghitung pajak yang harus Anda bayarkan.

9. Memantau Berita Pasar

Pantau berita dan perkembangan pasar cryptocurrency secara rutin. Perubahan dalam peraturan, proporsi penambang, atau kasus penipuan cryptocurrency dapat mempengaruhi harga cryptocurrency.

10. Mempunyai Strategi Trading

Terakhir, pastikan Anda memiliki strategi trading yang terukur dan sesuai dengan risk tolerance Anda. Hindari membuat keputusan trading secara emosional dan jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda mampu untuk rugi. Dengan strategi trading yang tepat, menjadi trader cryptocurrency sukses dapat diwujudkan.

Apa itu Blockchain?

Sebelum membahas cara trading di blockchain, pertama-tama kita perlu memahami apa sebenarnya blockchain itu. Blockchain adalah teknologi penyimpanan data terdesentralisasi yang menggunakan jaringan peer-to-peer untuk mengotentikasi dan mencatat informasi secara akurat dan transparan. Konsep ini menciptakan suatu sistem yang dijamin keamanannya karena informasi yang disimpan pada blockchain tidak dapat dihapus atau diubah.

READ MORE :  Cara Trading di Laptop dengan Mudah dan Efektif

Bagaimana Cara Trading di Blockchain?

Saat ini, blockchain telah menjadi salah satu platform perdagangan yang populer bagi para investor dan trader. Berikut adalah cara-cara untuk melakukan trading di blockchain:

1. Pilih platform perdagangan yang tepat

Anda harus memilih platform perdagangan yang dapat diandalkan dan aman. Pilih platform yang memiliki banyak jenis mata uang kripto yang tersedia dan menawarkan fitur-fitur perdagangan yang kompleks.

2. Membuat akun pada platform perdagangan

Setelah memilih platform perdagangan yang tepat, langkah berikutnya adalah membuat akun di situs web tersebut. Anda akan diminta untuk menyertakan beberapa dokumen identitas guna memverifikasi identitas Anda.

3. Membuat deposit

Setelah mendaftar, Anda harus membuat deposit dengan mata uang kripto atau mata uang fiat untuk dapat memulai trading.

4. Pilih jenis perdagangan yang Anda inginkan

Pilih jenis perdagangan yang sesuai dengan strategi trading Anda. Apakah Anda ingin melakukan perdagangan cepat atau mempertahankan aset Anda dalam jangka waktu lama.

5. Tentukan mata uang kripto yang Anda ingin perdagangkan

Setelah memilih jenis perdagangan, Anda perlu menentukan mata uang kripto yang ingin Anda perdagangkan. Sebelum memilih mata uang kripto, pastikan Anda telah melakukan riset untuk menentukan mata uang mana yang memiliki potensi keuntungan terbesar.

6. Melakukan analisis

Sebelum membeli atau menjual, lakukan analisis terlebih dahulu untuk menentukan tren pasar yang sedang terjadi.

7. Tempatkan order

Setelah Anda telah melakukan riset dan analisis, tempatkan order buy atau sell pada platform perdagangan yang Anda gunakan.

8. Melakukan monitoring

Jangan lupa untuk terus memonitor perdagangan Anda agar dapat mengambil keputusan dengan cepat.

9. Memperbarui strategi

Jika Anda melihat adanya perubahan tren pasar, sebaiknya memperbarui strategi trading Anda dengan cepat agar dapat mengambil keputusan yang tepat.

10. Pastikan keamanan akun Anda

Terakhir, pastikan keamanan akun Anda dengan menjaga username dan password Anda agar tidak mudah diakses oleh orang lain. Jangan lupa untuk menggunakan sistem keamanan ganda seperti Google Authenticator untuk mencegah akses tak sah pada akun Anda.

READ MORE :  Belajar Forex Murah: Pelajari Cara Berinvestasi dengan Biaya Terjangkau

Mengenal Pola Trading di Blockchain

Trading di blockchain merupakan salah satu cara untuk mendapatkan profit dari investasi cryptocurrency. Untuk dapat sukses dalam trading cryptocurrency, Anda perlu memahami tentang pola trading di blockchain. Dalam trading di blockchain, pola trading juga dikenal dengan sebutan “technical analysis”. Berikut adalah beberapa pola trading yang dapat membantu Anda dalam trading di blockchain:

Pola Double Top

Pola Double Top adalah pola yang terbentuk ketika harga cryptocurrency naik dan mencapai level tertentu, kemudian turun kembali. Setelah itu, harga cryptocurrency kembali naik hingga mencapai level yang sama dengan sebelumnya, namun kemudian turun kembali. Ini menunjukkan bahwa level harga tertentu menjadi resisten dan harga cenderung untuk turun. Pola ini dapat menjadi sinyal untuk melakukan sell.

Pola Bullish Flag

Pola Bullish Flag terbentuk setelah harga cryptocurrency naik dengan terus-menerus dan kemudian membentuk pola segitiga dengan support line yang cenderung flat serta resistance line yang mengarah ke atas. Ini menunjukkan bahwa harga cryptocurrency akan terus meningkat. Pola ini dapat menjadi sinyal untuk melakukan buy.

Pola Head and Shoulders

Pola Head and Shoulders adalah pola yang terbentuk ketika harga cryptocurrency naik hingga mencapai level tertentu, kemudian turun kembali dan naik lagi hingga mencapai level yang lebih tinggi. Setelah itu, harga cryptocurrency turun kembali lagi dan naik kembali hingga mencapai level yang sama dengan sebelumnya, kemudian turun lagi. Ini menunjukkan bahwa harga cenderung untuk turun dan pola ini dapat menjadi sinyal untuk melakukan sell.

Pola Descending Triangle

Pola Descending Triangle terbentuk ketika resistance line cenderung flat dan support line menunjukkan kecenderungan turun. Ini menunjukkan bahwa harga cryptocurrency cenderung untuk turun dan pola ini dapat menjadi sinyal untuk melakukan sell.

Pola Ascending Triangle

Pola Ascending Triangle terbentuk ketika support line cenderung flat dan resistance line menunjukkan kecenderungan naik. Ini menunjukkan bahwa harga cryptocurrency cenderung untuk naik dan pola ini dapat menjadi sinyal untuk melakukan buy.

Dalam trading di blockchain, mengenali pola trading merupakan salah satu hal yang penting untuk dilakukan. Pola-pola tersebut dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan untuk melakukan buy atau sell dalam trading cryptocurrency. Tidak hanya itu, Anda juga perlu memperhatikan aspek penting lainnya dalam trading di blockchain seperti fundamental analysis dan risk management. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dalam bertrading di blockchain.

Selamat Bertransaksi di Blockchain

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat melakukan trading di blockchain. Semoga bermanfaat ya! Ingat, selalu lakukan riset dan pengamanan yang cukup sebelum melakukan transaksi. Jangan lupa untuk terus mengikuti perkembangan blockchain dan teknologi lainnya. Terakhir, kami mengucapkan terima kasih telah membaca artikel ini. Mari berkunjung lagi suatu saat nanti untuk membaca artikel menarik lainnya. Sampai jumpa!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *