Cara Trading Menguntungkan dengan Pola Inside Bar

Trading forex bisa memberikan keuntungan yang besar jika dilakukan dengan benar. Salah satu teknik trading yang populer adalah teknik inside bar. Teknik ini cukup simple dan mudah dipelajari, sehingga banyak trader menggunakannya.

Inside bar adalah pola candlestick yang terbentuk di chart. Pola ini terjadi ketika candlestick kedua terbentuk di dalam range candlestick pertama. Pola ini menunjukkan bahwa pasar sedang konsolidasi dan belum menentukan arah pergerakan selanjutnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara trading dengan inside bar.

inside bar

1. Pengertian Inside Bar

Dalam dunia trading, inside bar dikenal sebagai pola yang muncul ketika harga aset berada dalam kisaran pergerakan yang sempit. Pola ini terdiri dari dua bar, di mana bar kedua terjadi di dalam rentang tinggi dan rendah bar pertama. Inside bar cenderung menandakan adanya ketidakpastian pasar dan dilihat sebagai tanda bahwa harga sedang berkonsolidasi.

2. Cara Membaca Inside Bar

Untuk membaca inside bar, trader harus memperhatikan dua bar yang terbentuk. Bar kedua harus terjadi di dalam kisaran bar pertama, dan biasanya memiliki body yang lebih kecil. Inside bar juga dapat muncul setelah tren naik atau turun, sehingga dapat menjadi sinyal pembalikan harga.

3. Perbedaan Inside Bar dengan Outside Bar

Perbedaan mendasar antara inside bar dan outside bar terletak pada posisi bar kedua. Jika pada inside bar, bar kedua terjadi di dalam kisaran tinggi-rendah bar pertama, maka pada outside bar, bar kedua melebihi jangkauan harga bar sebelumnya.

4. Peran Inside Bar dalam Trading

Pola inside bar sering digunakan oleh trader sebagai sinyal untuk mengambil tindakan. Ada dua pendekatan yang dapat dilakukan, yaitu menunggu breakout dari pola inside bar atau melakukan trading rangebound.

5. Strategi Trading Dengan Inside Bar

Strategi trading dengan inside bar dapat dilakukan dengan mengamati breakout dari pola tersebut. Jika harga menembus level pada bar kedua, itu dapat menjadi sinyal untuk membuka posisi beli atau jual. Namun, jika harga masih rangebound, trader dapat mencari peluang dengan melakukan scalping atau swing trading dengan memanfaatkan titik support dan resistance.

6. Kelebihan Trading Dengan Inside Bar

Trading dengan pola inside bar memiliki beberapa kelebihan, antara lain memungkinkan trader untuk mengambil posisi yang lebih akurat dan memiliki risiko yang lebih rendah karena entry point dan stop loss dapat diatur dalam kisaran yang sempit.

7. Risiko Trading Dengan Inside Bar

Meskipun inside bar dapat memberikan sinyal yang akurat, trading dengan pola ini tetap memiliki risiko yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah terjebak dalam trading rangebound yang tidak menentu, sehingga trader harus berhati-hati ketika memilih metode trading.

8. Tips Menggunakan Inside Bar

Agar dapat memaksimalkan penggunaan inside bar dalam trading, trader dapat menggunakan indikator tambahan seperti moving average, RSI, atau MACD untuk mengkonfirmasi sinyal yang diberikan. Selain itu, trader juga harus memperhatikan faktor fundamental yang dapat mempengaruhi pasar.

9. Kesimpulan

Dalam trading, inside bar merupakan salah satu pola yang dapat digunakan oleh trader untuk membantu mengambil keputusan. Meskipun tidak selalu memberikan sinyal yang akurat, inside bar tetap menjadi salah satu alat yang berguna untuk mengindentifikasi peluang trading.

READ MORE :  Cara Mudah Trading di Coinmarketcap

10. Referensi

Banyak referensi yang dapat digunakan untuk memperdalam pemahaman tentang inside bar, antara lain buku-buku tentang technical analysis dan website-website trading yang terpercaya. Trader juga dapat bergabung dengan komunitas trading untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman tentang penggunaan inside bar dalam trading.

Apa itu Inside Bar?

Sebelum membahas cara trading dengan inside bar, pertama-tama mari kita bahas apa itu inside bar. Inside bar merupakan salah satu pola candlestick yang terbentuk ketika candlestick terbaru (biasanya disebut sebagai “inside bar”) terbentuk di dalam range candlestick sebelumnya. Dalam hal ini, wick atau ekor dari kedua candlestick dibiarkan di luar area range.

Ketika inside bar terbentuk, ini mengindikasikan adanya konsolidasi pasar. Dalam arti, pasar sedang menarik napas sejenak sebelum bergerak di arah yang lebih jelas. Inside bar dapat terbentuk pada timeframe apa saja, dan bisa menjadi sinyal pembalikan ataupun kelanjutan trend.

Keuntungan Trading Menggunakan Inside Bar

Salah satu keuntungan utama dalam menggunakan inside bar adalah bahwa pola ini dapat digunakan pada semua jenis pasar, termasuk saham, forex, komoditi, dan cryptocurrency. Keuntungan lainnya adalah bahwa inside bar mudah dikenali dan memiliki akurasi yang tinggi.

Selain itu, pola ini juga memberikan sinyal yang jelas dan mudah diinterpretasikan oleh trader. Saat inside bar terbentuk, trader dapat mengambil posisi dalam arah breakout, atau menunggu konfirmasi lebih lanjut sebelum membuka posisi.

Cara Trading Dengan Inside Bar

Ada beberapa cara untuk melakukan trading dengan menggunakan inside bar. Pertama, trader dapat memasang order beli atau jual ketika harga menembus level tertinggi atau terendah dari inside bar. Ini bisa menjadi sinyal breakout yang kuat dan ketika dilakukan pada titik waktu yang tepat dapat menghasilkan keuntungan yang besar.

Kedua, trader juga dapat memasang order beli atau jual ketika harga menembus level support atau resistance. Ketika inside bar terbentuk di dekat level support atau resistance yang kuat, hal ini dapat mengindikasikan kemungkinan terjadinya reversal. Oleh karena itu, ketika harga berhasil menembus level support atau resistance, trader dapat membuka posisi dalam arah breakout.

Ketiga, trader juga dapat mengamati formasi inside bar pada timeframe yang lebih tinggi. Jika inside bar terbentuk pada timeframe daily atau weekly, ini mengindikasikan adanya potensi reversal trend yang besar. Ini juga memberikan trader waktu yang lebih baik untuk menempatkan trading plan dan strategi dengan tepat.

Ketiga cara di atas dapat disesuaikan dengan gaya trading dan preferensi setiap trader. Namun, perlu diingat bahwa strategi trading dengan inside bar tetap memerlukan manajemen risiko yang baik untuk meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi.

Strategi Exit Pada Trading Dengan Inside Bar

Selain mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membuka posisi, trader juga harus mempertimbangkan strategi exit yang tepat saat trading menggunakan inside bar. Ada beberapa pilihan strategi exit yang dapat digunakan, di antaranya:

READ MORE :  Panduan Lengkap Belajar Bisnis Forex untuk Pemula

1. Memasang order stop loss ketika membuka posisi
2. Menggunakan trailing stop untuk meminimalkan kerugian yang mungkin terjadi
3. Menetapkan target profit berdasarkan level resistance atau support terdekat

Mempertimbangkan strategi exit yang tepat adalah hal yang penting untuk dilakukan dalam setiap trading plan. Hal ini akan membantu trader untuk mengambil keputusan exit dengan tepat dan mencegah terjadinya kerugian yang besar.

Level Support dan Resistance Pada Trading Dengan Inside Bar

Level support dan resistance merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam pola trading dengan inside bar. Inside bar yang terbentuk di dekat level support atau resistance yang kuat dapat memberikan sinyal yang lebih kuat.

Untuk mengidentifikasi level support dan resistance, trader dapat menggunakan tool-teol trading seperti moving average, trend line, ataupun Fibonacci retracement. Dengan mengetahui level support dan resistance yang kuat, trader dapat mengambil keputusan trading yang lebih tepat dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi.

Contoh Kasus Trading Dengan Inside Bar

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai cara trading dengan menggunakan inside bar, mari kita lihat sebuah contoh kasus:

Pada chart daily pada pasangan mata uang EUR/USD, sebuah inside bar terbentuk di dekat level resistance yang kuat pada tanggal 5 April 2021. Trader dapat memasang order sell ketika harga berhasil menembus level support terdekat. Hal ini dapat mengindikasikan terjadinya reversal, dan memberikan trader kesempatan untuk membuka posisi yang menguntungkan.

Strategi exit yang tepat pada contoh kasus ini adalah dengan memasang stop loss di atas level resistance terdekat, serta menetapkan target profit pada level support berikutnya.

Kesimpulan

Trader dapat menggunakan inside bar sebagai pola trading yang dapat memberikan sinyal yang jelas dan akurat pada pasar forex, saham, komoditi, ataupun cryptocurrency. Kunci dari strategi trading dengan inside bar adalah dengan mengenali pola dengan tepat, dan mempertimbangkan level support dan resistance pada setiap trading plan.

Untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi, trader juga harus mempertimbangkan strategi exit yang tepat. Dengan demikian, trader dapat memaksimalkan profit dan meminimalkan kerugian dalam setiap transaksi yang dilakukan.

Strategi Trading Inside Bar

Dalam trading, strategi yang dipilih sangat berpengaruh dalam membentuk jenis trading yang dijalankan. Salah satu strategi yang paling umum diterapkan adalah menggunakan inside bar. Berikut adalah beberapa teknik atau strategi yang dapat digunakan ketika menggunakan inside bar.

Teknik Entry and Exit

Cara paling umum dan sederhana dalam menggunakan inside bar adalah dengan teknik entry dan exit. Dalam teknik ini, investor akan memasang order buy jika harga menembus tinggi dari inside bar dan akan memasang order sell jika harga menembus rendah dari inside bar. Ketika harga bergerak ke arah yang diharapkan, investor akan menunggu sinyal exit yang muncul seperti misalnya trailing stop atau berdasarkan target profit yang telah ditentukan sebelumnya.

READ MORE :  Cara Trading Future Binance: Panduan Lengkap untuk Pemula

Teknik Inside Bar Candles

Sesuai dengan namanya, teknik ini memanfaatkan konsep candlestick. Trader akan mencari pola inside bar pada candlestick 4 jam atau 1 hari kemudian masuk dalam arah yang sama dengan trend yang sedang terjadi pada grafik harian. Dalam teknik ini, trader harus selalu memperhatikan risk management karena terkadang pasar dapat melawan trend.

Teknik Inside Bar Dual-Candlestick

Teknik ini cukup unik karena memanfaatkan 2 inside bar dalam satu waktu. Trader akan mencari 2 inside bar pada grafik 4 jam atau pada daily chart, yang membentuk suatu range saling berdekatan. Dalam teknik ini, trader akan mengambil posisi sell jika harga tertinggi dari range ini tertangkap dan mengambil posisi buy saat harga terendah tertangkap. Teknik ini cukup berisiko karena trader harus memperhatikan range harga yang terlalu dekat.

Teknik Inside Bar dan Moving Average

Teknik ini kombinasi antara moving average dan inside bar dan sering diterapkan pada teknik trading jangka panjang. Trader akan menunggu terjadinya pola inside bar di kisaran moving average, kemudian kemudian masuk pasar saat harga telah keluar dari range tersebut mengikuti arah trend yang terjadi.

Teknik Inside Bar dan Fibonacci Retracement

Teknik ini merupakan kombinasi dari inside bar dan fibonacci retracement. Teknik ini dapat diterapkan pada semua timeframe atau grafik. Trader akan mencari sebuah inside bar dan menempatkan 50% retracement pada range high dan low dari inside bar tersebut. Ketika harga bergerak ke arah retracement, trader akan menempatkan order buy atau sell sesuai dengan arah retracement yang terjadi. Teknik ini cukup populer karena dapat menghasilkan profit yang cukup besar jika diterapkan dengan benar.

TeknikKelebihanKekurangan
Entry and ExitMudah dipahami dan diterapkanCukup berisiko jika pasar melawan tren
Inside Bar CandlesMenyederhanakan pola chart menjadi waktu trading yang lebih singkatSangat berisiko karena bisa melawan tren
Inside Bar Dual-CandlestickMenghasilkan profit yang lebih besarCukup berisiko karena terlalu dekat dengan range harga
Inside Bar dan Moving AverageMudah diterapkan pada teknik trading jangka panjangTidak efektif pada kondisi pasar yang kurang tren
Inside Bar dan Fibonacci RetracementMenghasilkan profit yang cukup besar jika diaplikasikan dengan benarCukup berisiko pada kondisi pasar yang tidak stabil

Setiap teknik memiliki keuntungan dan kerugian yang harus diperhatikan oleh trader sebelum menggunakan teknik tersebut. Dengan memahami teknik trading menggunakan inside bar, trader akan memiliki strategi yang lebih terfokus dan semakin siap untuk bertrading di pasar finansial.

Sampai Jumpa Lagi

Nah, itu dia cara trading dengan inside bar yang bisa kamu terapkan dalam trading. Ingat ya, dalam dunia trading tak ada yang pasti, tetaplah berhati-hati dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu semua. Terima kasih sudah membaca artikel kami. Jangan lupa untuk mengunjungi kami lagi di masa yang akan datang untuk mendapatkan informasi seputar trading lebih lanjut. Salam trading dan sukses selalu!

Views: 0
Views: 0